Welcome to My Blog!

Terima Kasih sudah berkunjung :)
Thursday, June 19, 2014

Pelajaran Membaca Cemas

Bertahun kau kemas cemas demi cemas. Saat tahun yang baru saja berganti. Dan duka merupa cemeti, menusuk bagai tepian duri. Luka tubuhmu dibekap oleh kenangan. Pun ketika hujan singgah, terasa cemas terbelah di muka rumah. Bukankah degup jantungmu selalu sama, dengan tensi 120/80. Sudahlah, lupakan hipertensimu, meskipun kau baru saja makan daging kambing. Cemas itu akan terus menjamur, mendekap umurmu. Bukan masalah tensi, namun ketakutan acap lebih kuat dari karat. Menghitung adrenalinmu.

0 comments:

Post a Comment

 
;