Welcome to My Blog!
Terima Kasih sudah berkunjung :)
Monday, June 16, 2014
Luka itu Membuatmu Lupa Siapa Dirimu
Tak lagi mampu kau hitung dedaun luruh di ujung kakimu
karena engkau lupa pada berapa usiamu kini
tak juga di jari tanganmu yang selalu kau acungkan tinggi walau melebihi gedung-gedung menjulang di depanmu
Ibu, matamu kian merabun, kulitmu menciut dan mulai mengerut
Uban di kepalamu mengalahkan rambutmu yang dulu hitam legam
Namun senyummu kian nampak dan tak pernah berangsur pudar
Engkau terus menatap sungai yang terus mengalir
Kau coba hanyutkan segala perih atas luka yang telah Ayah titipkan bertahun-tahun silam
dan aku, hanya merupakan seorang bocah tak berdaya
Kala saksikan engkau dibenturkan pada kerasnya dinding bumi
Hingga engkau lupa tentang siapa dirimu, tentang dirimu sendiri..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment