Welcome to My Blog!

Terima Kasih sudah berkunjung :)
Thursday, June 19, 2014

Jalan Arteri Panjang

Jejalan kendaraan. Menelikung waktu. Lampu merah yang padam sekejap memanas. Orang-orang tumpah ruah. Limbung polusi. Padat merayap, menggapai penciumanmu, menelusup kerongkongan lalu paru-parumu. Kota ini terasa makin bungkuk dan tua. Dipenuhi dengan janggut yang saling berebut. Pohon-pohon kekar besar, memayungi aspal. Hanya jalanan yang memanjang, dipenuhi bayang-bayang. Lurus tanpa liku. Dan engkau memasuki setiap tanda. Menghitung genangan warna yang tersimpan di retina. Kendaraan memadat, waktu sekarat. Bising klakson, jeritan serapah, usia yang kalah. Kau meraba dadamu, seperti ada belati runcing yang menusuk lumbung jantung. Mungkin masih ada warna merah darah di dadamu. Dan kau membatu dalam kendaraan. Dengan lampu merah yang masih padam.

0 comments:

Post a Comment

 
;