Kawan, ingatkah kalian pada sesosok perempuan muslimah yang
berperangai sanguitis? Mudah bergaul, penuh percaya diri, ambisius, mati-matian
mempertahankan prinsip serta senantiasa tersenyum dalam banyak hal.
Ia berkata, “senyum
itu adalah garis lengkung yang dapat meluruskan segalanya,”
Ia menjadi pendengar setia kala menyaksikan sahabatnya
terluka. Betapa ia mengerti, yang dibutuhkan seseorang ketika terhimpit masalah
bukan semata orang yang pandai menyangkal atau memiliki segudang kata-kata
motivasi. Yang paling dibutuhkan seseorang ketika terhimpit masalah justru
adalah pendengar.
“Tumpahkan semua
tangismu kawan, keluh kesahmu, air matamu. Aku tidak akan banyak berkata-kata,
karna kali ini yang kau butuhkan hanya didengar,”
“Menangislah, jangan
sungkan. Aku disini, sebagai tempat bersandar,”
“Lakukan apa yang
ingin kau lakukan. Jika kau pikir itu bisa mengurangi gundahmu,”
- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact