Welcome to My Blog!

Terima Kasih sudah berkunjung :)
Monday, February 22, 2016 0 comments

Lagu Gelombang




Aku telah bernyanyi untukmu
Tapi kau tidak juga menari
Aku telah menangis di depanmu
Tapi kau tidak juga mengerti
Haruskah aku menangis sambil bernyanyi

Haruskah seluruh nilai terabaikan
Agar kau bisa menari dan mengerti
Atau haruskah cerita itu terulang
Agar aku bisa menangis dan bernyanyi
Haruskah tarianku lebih vulgar
Agar kau bisa memahami
Atau haruskah aku berteriak
Agar kembali menjadi manusia tak tau diri

Haruskah aku berdiam diri
Agar tarianku tersembunyikan
Ataukah harus aku berontak
Agar kau bisa melihat tarianku
Haruskah aku memaksa
Agar kau merasa terdesak
Ataukah harus aku mematung
Agar kau tak merasa tersudut

Haruskah aku menghilang
Agar kau tak merasakan beban
Ataukah harus aku pergi
Agar kau tak perlu mengilangkan diri
Haruskah aku..
Harusnya aku menyadari
Kau tak butuh nyanyian dan tangisan
Harusnya aku pahami
Kau tak ingin diberi nyanyian dan tangis
Harusnya aku mengerti
Kau tak ingin menari atau mengerti

Harusnya aku..
Harus aku kembalikan kesadaran
Bahwa aku tak bisa untuk tidak
Bernyanyi dan menari
Harus aku tak kembalikan kesadaran
Bahwa aku tak bisa untuk tidak
Meluapkan nyanyian dan tangisan
Harus..
Harusnya arus ini mengalir
Namun ia tak peduli
Pusarannya terlalu kuat
Melingkar-lingkar di dalam buntu
Menjambak harga dari sebuah nilai

-Kahlil Gibran-
In memories of 21th February 2016
When someone read this poem in front of us in tears
The first time we ever saw him cry
Tuesday, February 16, 2016 0 comments

Jeremy Drew a Monster


Jeremy lived on a top floor about three story apartment building (^_^))
Monday, February 15, 2016 0 comments

Ping Pong Ping Pong


Di sela-sela kebetean ngerjain TA, terciptalah video-video pendek yang sangat sangat ngga jelas. Ini Video edisi satu :p
Thursday, February 4, 2016 0 comments

Februari

Cinta adalah rasa
yang kuucap dalam setiap desah
dan cuaca
tak sampai-sampai getarnya padamu

Setiap hari embun meneteskan kesetiaannya pada pagi
seperti aku yang tak pernah berhenti menari
dalam mimpi tentangmu
dan jatuh

Maka kutanyakan pada mungkin,
ia memandangku dengan mata kaca,
mengecup luka dan berkata.
“Pergi dan pakailah kerudung airmatamu,
sebab tak ada tempat untuk cinta di sini."
 
;